Saturday, May 22, 2021

Forum VClass Softskill Pertemuan 1

Berikan kesimpulan dari Materi VClass Pertemuan 1

Jawab :


Animasi menurut KBBI adalah acara televisi yang berbentuk rangkaian lukisan atau gambar yang digerakkan secara mekanik elektronis sehingga tampak di layar menjadi bergerak

Contohnya : Loading Animasi, Navigasi dan menu (Nonscrolling), Galeri dan slideshow, Scrolling, dan Page motion / halaman gerak


Simulasi menurut KBBI adalah metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya

Contohnya : Simulasi terjadinya kebakaran, simulasi mengemudi, dan simulasi peperangan dengan menggunakan Virtual Reality (VR)

1.1 Pertemuan 1 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis

 1. Jelaskan dan diskusikan serta berikan contoh Perbedaan Animasi dan Simulasi!

Jawab :


Animasi 

Animasi menurut KBBI adalah acara televisi yang berbentuk rangkaian lukisan atau gambar yang digerakkan secara mekanik elektronis sehingga tampak di layar menjadi bergerak. Jadi, animasi merupakan sebuah kumpulan gambar yang bergerak (motion) yang telah disusun sedemikian rupa dan bergerak mengikuti alur yang sudah ditetapkan setiap hitungan waktu.


Contohnya:

a. Loading Animasi.

Salah satu pengguna animasi dalam website design adalah untuk mengalihkan perhatian pengguna ketika menunggu website anda berjalan / loading. Animasi dapat mempengaruhi persepsi pengguna anda terhadap tekhnologi produk anda, dapat membuatnya tampak lebih baik dari pada yang sebenarnya. Pengguna anda juga memiliki sesuatu yang menyenangkan untuk ditonton selama menunggu website anda terbuka. Loading animasi lebih baik jika simple. Lupakan efek ekstra seperti suara atau desain yang aneh. Animasi harus sesuai dengan kepribadian situs itu sendiri, apakah itu animasi kartun yang menyenangkan, atau animasi yang elegan dan profesional.



b. Navigasi dan menu (Nonscrolling).


Untuk menghemat ruang layar, tren terbaru adalah menu navigasi tersembunyi yang akan terungkap atau keluar bila kita mengklik suatu tombol pada layar web. Untuk ini, animasi adalah hal yang penting untuk secara visual menghubungkan dua elemen tersebut. Pop out animasi akan membuat menu yang muncul seolah-olah itu adalah slide rahasia yang membuat seluruh interaksi berjalan lancar.




c. Galeri dan slideshow.

Hasil gambar untuk slide show motion

Galeri animasi dan slideshow memperlihatkan beberapa gambar tanpa mengganggu pengguna. Seberapa cepat dan seberapa banyak siklus gambar bisa ditampilkan. Namun waktu yang dibutuhkan dari perubahan gambar yang satu ke yang lainnya haruslah tepat. Tidak terlalu lama ataupun tidak terlalu cepat. Galeri dan slideshow adalah hal yang sangat mudah dan baik untuk dilihat pengguna karena secara  alami meniru fungsi album foto. Tapi ini tidak boleh digunakan terlalu berlebihan, meminimalkan desain yang sebenarnya dari slider atau galeri, kemudian memastikan gambar yang muncul masing masing 5-9 detik.


d. Scrolling.


Keberhasilan dari navigasi scrolling yang bergulir panjang, bergantung pada kualitas animasinya. Sebuah situs tidak akan mampu bergulir panjang jika tidak ada efek animasi yang menarik. Sebagai pengguna yang mengontrol scroll, pengguna akan merasa menjadi bagian dari proses. 






e. Page motion / halaman gerak.

https://www.google.com/search?q=page+motion&safe=strict&client=ubuntu&hs=67u&channel=fs&tbs=itp:animated&tbm=isch&source=lnt&sa=X&ved=0ahUKEwiT5tf-hIXeAhUILo8KHcShC5IQpwUIHw&biw=1366&bih=639&dpr=1#imgdii=W-lZYGc7gTblhM:&imgrc=CgEDh2mERrYntM:

Hal ini tidak terlalu memiliki manfaat praktis, tetapi melakukannya dengan baik dalam membuat situs bisa membuat pengguna lebih tertarik serta membuatnya lebih menyenangkan. Gerakan kecil dari mouse dapat menggeser gambar, dan ketika dikombinasikan dengan pemisahan lapisan dapat menciptakan efek yang menyenangkan. Jika memusingkan menggunakan animasi yang berlebihan, maka gunakan animasi sederhana dapat meningkatkan vitalitas tertentu untuk sebuah website. Kuncinya adalah moderasi masing-masing bagian yang muncul pada satu waktu. Atau gunakan sebuah gerakan lembut pada seluruh gambar.


Simulasi

Simulasi menurut KBBI adalah metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya. Jadi, simulasi merupakan sebuah proses peniruan yang mirip dengan sesuatu yang nyata berdasarkan keadaan sekelilingnya tanpa harus mengalami kejadian sesungguhnya.

Contohnya:

  • Simulasi terjadinya kebakaran.
  • Simulasi mengemudi.
  • Simulasi peperangan dengan menggunakan Virtual Reality (VR). 

1.3 Pertemuan 1 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis

 3. Siapakah tokoh pencetus prinsip animasi?

Jawab :


Frank Thomas dan Ollie Johnston

1.2 Pertemuan 1 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jenis-jenis animasi!

Jawab :


- Stop Motion Animation/Claymation

Dikenal juga dengan claymation, tekni dalam membuat animasi ini ditemukan oleh Blakton pada tahun kira-kira 1906.

- Animasi 2 Dimensi/2D

Animasi jenis ini juga terkenal dengan sebutan kartu. Kartun atau Cartoon bisa didefinisikan sebagai gambar yang lucu,

- Animasi 3 Dimensi/3D

Animasi 3D ini adalah hasil pengembangan dari animasi 2D. Di animasi 3D objek akan seperti semakin hidup dan juga seperti nyata

- Animasi Jepang

Animasi jepang disebut juga dengan Anime

- Animasi Cel

Animasi Cel seringkali adalah lembaran-lembaran yang akan membentu animasi tunggal

- Animasi Frame

Animasi frame bisa disebut dengan teknik pembuatan yang sangat sederhana, seperti gambar/objek yang berbeda-beda di lembaran buku,

- Animasi Path

Animasi path merupakan teknik pembuatan animasi yang berasal dari objek yang digerakkan, gerakan tersebut mengikuti garis yang sudah ditentukan oleh pembuatnya.

Sunday, April 18, 2021

5.2 Pertemuan 5 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis

 2. Jelaskan dan berikan contoh apa yang Anda ketahui tentang gaya animasi dalam teknik pembuatan gerak animasi!


Jawab :

Gaya Animasi mengacu pada gerak animasi yang dihasilkan pada sebuah karya animasi. Gaya animasi dapat digolongkan menjadi 3, yaitu :


Rotoscope (Gaya Menjiplak Realistis)

Rhotoscope adalah suatu film animasi yang proses pembuatan gerak animasinya menjiplak pada Live Action atau video yang sudah ada, sehingga efek gerak yang dihasilkan tampak natural seperti benda hidup. Teknik Rostoscope di pelopori pertama kali oleh Max Fleischer yang lahir pada 19 Juli 1883, berasal dari Kerajaan Galicia dan Lodomeria, Austria-Hongaria, dan memiliki istri bernama Essie Goldstein. Cara itu dapat dilakukan dengan menampilkan film ke dalam bidang transparan yang akan di-tracing oleh animator dan akan menggambar satu persatu gambar yang akan muncul pada bidang tersebut.



2. Limited

Limited merupakan gaya animasi yang menggunakan teknik sederhana. Gaya ini lebih sering digunakan pada animasi series yang tayang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sehingga Limited lebih mengutamakan pada jalannya cerita dibandingkan pada efek gerak animasi yang dihasilkan.

Pada tahun 1930-an dan 1940-an merupakan jaman dimana Walt Disney membuat animasi atau film-film kartun dengan mensimulasikannya pada dunia nyata dan sangat detail pada tiap frame-nya. “Limited” animation menggunakan pendekatan kepada simbol-simbol, seni, dan gerakan-gerakan yang terbatas untuk membuat efek-efek. Hal ini akan banyak mengurangi biaya. Contoh film-film yang menggunakan gaya animasi Limited Animation seperti; Yellow Submarine, Chuck Jones, The Dot and The Line, Sponge Bob dan lain sebagainya.



3. Exaggerated

Exaggeration merupakan sebuah gaya animasi yang berlebihan guna memberikan efek yang lebih dramatis dan ekspresif. Pada gaya ini lebih mengedepankan hasil efek gerak animasi yang dihasilkan dibandingkan dengan jalannya cerita, namun tetap cerita memiliki standar kualitasnya sendiri. Beberapa contoh film animasi yang menggunakan gaya ini adlah beberapa film animasi Walt Disney seperti, “Mickey Mouse”, “Donald Duck” dan beberapa film animasi lain seperti “tom and Jerry”, “Tiny Toon” dan lain-lain.



5.1 Pertemuan 5 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis

 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Storyboard dan Animasi Stop Motion serta berikan contohnya!


Jawab :

STORYBOARD

Storyboard adalah suatu sketsa gambar yang disusun dengan urut berdasarkan naskah cerita, dengan storyboard maka pengarang cerita bisa menyampaikan ide cerit secara lebih mudah pada orang lain, karena dengan storyboard seorang pembuat cerita bisa membuat seseorang membayangkan suatu cerita dengan mengikuti gambar-gambar yang telah disajikan, sehingga bisa mendapatkan persepsi yang sama dengan ide cerita yang dibuat.

Storyboad bisa juga didefinisikan sebagai naskah yang penyajiannya berbentuk sketsa gammbar secara berurutan, bermanfaat untuk membuat mudah alur cerita ataupun pengambilan gambar.

Sejarah storyboard adalah di tahun 1933 untuk pertama kali seorang animator bernama Webb Smith membuat storyboard. Ide ini bermula dari gambar-gambar yang terpisah yang disusun di papan buletin untuk membuat suatu alur cerita.

Storyboard sering digunakan dalam dunia multimedia seperti desain grafis, pembuatan film. Karena storyboard berkaintan dalam gambar menggambar, seperti membuat sketsa gambar peritiwa-peristiwa pada sebuah cerita dalam film atau video pendek.

Dalam hal tersebut tentu di pembuatan film storyboard sangat dibutuhkan. Utamanya pada film animasi ataupun video pendek.

Alasan menggunakan storyboard adalah:
  • Bisa membuat mudah sebelum pembuatan suatu film, animasi, video pendek dan lain sebagainya
  • Dapat dipakai untuk mengingatkan animator tentang alur cerita
  • Dapat dipakai agar memudahkan pembaca dalam memahami alur cerita

Fungsi Storyboard
Secara umum, fungsi storyboard adalah sebagai media konsep dan ungkapan yang kreatif dalam penyampaian ide atau gagasan. Pada storyboard juga seseorang bisa menambahkan arahan-arahan seperti arahan audio, letak atau arahan informasi lainnya. Terdapat beberapa fungsi dari storyboard, antara lain:
  • Dalam pembuatan sebuah film, storyboard bermanfaat untuk menggambarkan alur cerita menurut garis besarya saja dari bagian awal, tengah dan akhir.
  • Kemudian berguna sebagai pembuat perencanaan di suatu film
  • Dan secara keseluruhan bisa membuat mudah dalam pembuatan dan pemahaman alur film. Sekarang ini storyboard juga bermanfaat dalam pembuatan sebuah game, seperti membuat sketsa alur game tersebut dari awal sampai selesai.

Contoh Storyboard
Berikut ini adalah contoh dari macam-macam storyboard:



ANIMASI STOP MOTION

Animasi Stop motion adalah suatu teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Setiap pergerakan dari objek tersebut difoto (frame individual), sehingga menciptakan ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan berurutan secara berkesinambungan. Tokoh/objek dari tanah liat sering digunakan dalam stop motion untuk kemudahan mereka mereposisi. Gerakan animasi menggunakan tanah liat disebut clay animation or clay-mation. Pada umumnya animasi awalnya bukan video, melainkan kumpulan gambar yang berurutan sehingga akhirnya menjadi sebuah video. Begitu pun stop motion, juga terdiri dari kumpulan gambar yang berurutan. Namun kumpulan gambar yang didapatkan dalam stop motion tidak lah sehalus pengerjaan animasi dengan komputer. Karena pengambilan sebuah gambarnya memerlukan penggerakan objek secara manual. Dan objeknya bukanlah benda hidup. Stop-motion animation sering pula disebut claymation karena dalam perkembangannya,  jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan . Tehnik stop-motion animasi pertama kali ditemukan oleh stuart blakton pada tahun 1906  yaitu dengan menggambar ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera, kemudian dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya. Tehnik stop-motion animasi ini sering digunakan dalam visual effect untuk film-film di era tahun 50-60-an bahkan sampai saatini.

Wallace and gromit dan chicken run, karya nick parks, yang sempat hadir di jakarta beberapa saat yang lalu adalah salah satu contoh karya stop motion animation. Contoh lainnya adalah celebrity deadmatch di mtv yang menyajikan adegan perkelahian antara berbagai selebriti dunia. Jangan lupakan pula nightmare before christmast karya yang tim burton yang terkenal dengan film batman dan edward scissorhands. Sejauh ini perkembangan stop motion animation di indonesia belum terlalu besar, sehingga sulit menjadi animator yang mau berkarya pada bidang ini. Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah tingkat kesulitan dan kesabaran yang cukup tinggi, yang tentu saja tidak dipunyai oleh setiap orang.
Dari berbagai jenis karya animasi, salah satunya adalah cara membuat animasi stop motion. Dilihat dari namanya animasi stop motion yang berarti animasi yang dibentuk dari gerakan-gerakan yang terhenti. Gerakan-gerakan tersebut kemudian direkam menjadi frame-frame dan dirangkai untuk setiap gerakan-gerakannya sehingga menjadi sebuah animasi.

Dalam perkembangannya, stop motion animation sering disebut juga sebagai claymation, karena animasi ini sering menggunakan clay (plastisin/tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. Berdasarkan teknik penggarapannya, selain limited animation, dan teknik yang paling baru adalah CGI atau Computer Generated Imagery, penggarapan animasi dengan teknik stop motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat sederhana sekali. Tidak diperlukan satu keahlian khusus dalam membuatnya, yang paling dibutuhkan dalam pengerjaannya teliti dan telaten. Animasi ini bukan animasi yang bisa dibuat dalam waktu singkat. Namun, semua orang bisa mencobanya. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah kamera foto atau kamera video tipe apa pun, tripod atau apapun yang dapat menyanga kamera tepat pada tempatnya, dan yang paling penting adalah objeknya. Cukup dengan menggunakan tangan sendiri, kita pindahkan posisi objek berupa boneka, model, atau gambar secara perlahan-lahan. Dan setiap pergerakan itu direkam dengan kamera foto ataupun kamera video. Ketika hasil rekaman itu kita susun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah-olah objek bergerak dan hidup.

Animasi Stop Motion diciptakan yaitu dengan menggambar ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera,  kemudian dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya
Contoh :
Animasi Cut Out : Jenis animasi stop motion ini adalah teknik animasi yang digunakan untuk membentuk sebuah animasi, yang cara pembuatannya membuat potongan gambar yang sesuai bentuk yang diinginkan. Animasi ini dibuat dengan menggunakan alat peraga dan karakter yang datar. Latar belakang yang digunakan biasanya terbuat dari kertas,  kain, atau foto, tergantung keperluan juga. Saat ini jenis seperti ini sering diproduksi dengan komputer, yang biasa dilakukan adalah dengan gambar discanning.
Animasi Clay : Jenis animasi stop motion ini menggunakan clay atau  tanah liat  atau bahan-bahan elastis yang bisa dibentuk, sebagai objek yang gerakan. Clay atau tanah liat biasanya di transform menjadi bentuk – bentuk yang diinginkan. Biasanya stop motion memang banyak menggunakan jenis ini. Animasi yang menggunakan tanah liat ini seperti Gumby and Pokey, Chicken Run, dan Corpse Bride.
Animasi Puppet (Wayang)(Boneka) : Jenis animasi stop motion ini biasanya melibatkan tokoh boneka atau wayang atau figur lainnya yang merupakan penyederhanaan dari bentuk alam yang ada. Figur atau boneka tersebut biasanya terbuat dari bahan-bahan yang memang mempunyai sifat yang lentur (plastik) dan mudah untuk digerakan saat melakukan pemotretan bingkai per bingkai.  Bahan yang biasanya digunakan adalah kayu yang muda diukir, kain, kertas, tanah liat, dan lain sebagainya, yang dapat menciptakan karakter yang tidak kaku.

4.3 Pertemuan 4 : Pengantar Animasi dan Desain Grafis

 3. Jelaskan dan berikan contoh cara animasi penyampaian informasi kepada user yang dituju!


Jawab :

Menurut Munir (2013:4) “istilah multimedia berarti sebuah program untuk penyampaian konten digital secara keseluruhan dengan menggunakan kombinasi terpadu antara teks, audio, gambar, dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D), video dan animasi”.

Menurut Dermawan (2011:53) menyimpulkan bahwa: Secara sederhana bahwa multimedia dapat juga dipandang sebagai upaya pemamfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memumngkinkan pemakai untuk melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi baik dalam konteks face to face, offline konteks, maupun online konteks.

Sedangkan menurut Robin dan Linda dalam Dermawan (2011:47) “multimedia adalah alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan video”.


Berdasarkan dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan multimedia adalah suatu sarana dalam penyampaian informasi yang memiliki banyak perpaduan elemen-elemen didalamnya sehingga perpaduan tersebut menghasilkan sebuah informasi yang berfungsi bagi pengguna.

Multimedia adalah penggunaan berbagai jenis media (teks, suara, grafik, animasi dan video) untuk menyampaikan informasi, kemudian ditambahkan elemen atau komponen interaktif. Elemen atau komponen multimedia menurut Munir (2013:16), yaitu:


1. Teks

Teks adalah komponen dasar dalam multimedia untuk menyampaikan informasi. Teks juga dapat digunakan untuk menjelaskan gambar sehingga lebih jelas dan mudah dimengerti.


2. Grafik

Grafik dapat berarti juga gambar dapat dugunakan sebagai informasi untuk mewakilkan teks. Gambar juga dapat diolah menjadi lebih menarik perhatian dan dapat mengurangi kebosanan dibandingkan dengan sebuah teks.


3. Gambar (image atau visual diam)

Gambar merupakan penyampaian informasi dalam bentuk visual. Kata-kata yang ingin di sampai dapat dituangkan ke sebuah gambar sehinga gambar tersebut memiliki makna dan arti yang tersendiri.


4. Video (Visual Gerak)

Video merupakan sebagai media penyampaian informasi dapat berupa intruksi, kegiantan maupun pengetahuan.


5. Animasi

Animasi merupakan objek atau gambar yang diam di susun secara beraturan dan diatur menjadi sebuah pergerakan yang teratur sehingga menghasilkan sebuah informasi.


6. Audio (Suara dan bunyi)

Audio dapat diartikan suara atau bunyi yang dihasilkan oleh suatu alat yang menimbulkan suara dan bunyi sehingga dapat didengar oleh telinga. Audio juga dapat membantu bagi para pengguna yang mengalami penglihatan kurang bagus.


7. Interaktivitas

Interaktif dalam multimedia dapat berupa navigasi, simulasi, permainan maupun latihan yang dihasilkan melalui sebuah media komputer.